Secara umum, pemasaran merupakan salah satu kegiatan pokok yang dilakukan oleh para pengusaha dalam usahanya untuk mempertahankan hidupnya, untuk berkembang dan mendapatkan laba9. Pemasaran mencakup kegiatan yang dapat berguna dalam menciptakan, mengembangkan, mendistribusikan, barang yang dihasilkan sesuai dengan permintaan calon pembeli berdasarkan kemampuan dalam menghasilkan suatu barang.
Sofjan Assauri mengatakan bahwa pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran. Sehingga adapun tujuan pemasaran adalah untuk memperlancar arus barang dan jasa dari produsen kepada konsumen secara paling efisien dengan maksud untuk menciptakan permintaan efektif.
Saat ini diantara kita mungkin juga telah mengetahui tentang adanya Bauran Pemasaran (Marketing Mix). Bauran pemasaran (Marketing Mix) adalah kombinasi dari variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran. Hal ini berarti, bauran pemasaran merupakan kumpulan-kumpulan variabel-variabel yang dapat digunakan perusahaan untuk mempengaruhi tanggapan konsumen.12 Sehingga dengan adanya variable-variabel yang digunakan perusahaan maka akan menciptakan suatu kombinasi yang memberikan hasil maksimal.
Istilah bauran pemasaran pertama kali digunakan oleh Neil Borden pada tahun 1964.
Bauran pemasaran terdiri dari empat aspek pokok yang dikenal dengan istilah 4P, yaitu:
- Product: Produk yang ditawarkan, baik dalam bentuk barang maupun jasa
- Price: Harga yang ditetapkan untuk produk atau jasa
- Place: Tempat atau saluran distribusi produk atau jasa
- Promotion: Promosi yang dilakukan untuk menarik perhatian konsumen
Selain 4P, ada juga konsep 7P dalam bauran pemasaran, yaitu: People (Manusia), Process (Proses), Physical Evidence (Bukti Fisik). Yang terbaru adalah konsep bauran pemasaran 9P yang meliputi product (produk), price (harga), place (lokasi), promotion (promosi), people (orang), process (proses), partner (mitra), presentation (presentasi), dan passion (hasrat). Seringkali dalam versi yang berbeda, 3 dari 9P yang ada (partner, presentation, passion) diganti menjadi physical evidence (bukti fisik), public relation (opini publik), political power (kekuatan politik).
Bukti Fisik sebagai Komponen Bauran Pemasaran
Bukti fisik (physical evidence) merupakan semua hal berupa sarana fisik yang mendukung operasional perusahaan dalam menyediakan produk, yang nantinya digunakan oleh pelanggan. Diantaranya bangunan toko dan gudang, peralatan, bahan penyusun produk, kendaraan kantor, seragam karyawan, dan sebagainya.
Desain kemasan termasuk elemen dari bukti fisik bauran pemasaran. Desain kemasan berperan penting dalam menciptakan kesan pertama (first impression) yang kuat di mata pelanggan. Selain dari estetikanya, desain kemasan membantu konsumen dalam mengenali brand dengan cepat. Contoh aspek desain kemasan diantaranya logo dan tipografi.
Bauran pemasaran memiliki beberapa manfaat, di antaranya:
- Membantu memahami produk atau layanan yang dapat ditawarkan kepada pelanggan
- Membantu perencanaan, pengembangan, dan pelaksanaan pemasaran yang efektif
- Membantu bisnis memanfaatkan kekuatan mereka dan menghindari biaya yang tidak perlu